Dalam dunia usaha, diperlukan observasi dan
analisis usaha. Observasi dan analisis usaha dilakukan untuk mengetahui
banyaknya biaya produksi yang akan kita perlukan. Dari jumlah biaya produksi
tersebut, maka nantinya dapat kita takar dengan baik seberapa banyak keuntungan
yang dapat kita peroleh dari usaha tersebut. Hal tersebut juga dapat menjadi
pijakan bagi kita agar kerugian dalam sebuah usaha dapat diminimalisir bahkan
ditiadakan.
Analisis usaha budidaya lele kolam terpal ini
dibuat berdasarkan pengkajian mendalam dari beberapa kasus yang dialami oleh
para pengusaha budidaya lele yang menggunakan kolam terpal. Analisis usaha ini
akan dibagi menjadi dua bagian. Yang pertama adalah analisis usaha budidaya
lele yang berskala kecil dan analisis usaha budidaya lele berskala sedang.
Analisis usaha budidaya lele yang berskala kecil dan sedang ini dapat kita
jadikan acuan untuk membuat analisis usaha budidaya lele dalam skala besar.
Analisis Usaha Budidaya Lele Skala Kecil
|
Biaya Investasi
|
|
|
Lahan (menggunakan pekarangan rumah sendiri)
|
Rp. 0,-
|
|
2 buah terpal ukuran 2 x 3 @Rp. 150.000,-
|
Rp. 300.000,-
|
|
4 buah bambu ukuran 6 meter @Rp. 15. 000,-
|
Rp.
60.000,-
|
|
Paku 1 kg
|
Rp.
8.000,-
|
|
Tukang (dapat dikerjakan sendiri)
|
Rp. 0,-
|
|
Jumlah
|
Rp. 368.000,-
|
|
Biaya Produksi
|
|
|
Bibit/ benih 1000 ekor @Rp. 300,-
|
Rp. 300.000,-
|
|
Pakan bulan pertama 5kg @Rp. 10.000,-
|
Rp.
50.000,-
|
|
Pakan selanjutnya 1Bal @Rp. 180.000,-
|
Rp. 180.000,-
|
|
Biaya obat/lain-lain
|
Rp. 50.000,-
|
|
Jumlah
|
Rp. 580.000,-
|
|
Jumlah modal awal
|
Rp. 948.000,-
|
|
Diperkirakan panen 1 kolam 150 kg
|
|
|
Harga lele bulan Januari 2011
150 X 9.000
|
Rp. 9.000/kg (harga bisa berubah sewaktu-waktu)
Rp. 1.350.000
|
|
Pemasukan/ panen
|
Rp. 1.350.000
|
|
Keuntungan/ panen
|
Rp. 1.350.000 - Rp. 948.000,-
= Rp.
402.000,-
|
Berdasarkan analisis di atas, pada panen pertama kita
hanya memiliki keuntungan sebesar Rp.402.000,-. Keuntungan tersebut dapat
dikatakan sedikit karena modal awal sebesar Rp. 948.000,-. Namun perlu diingat,
bahwa keuntungan sebesar Rp. 402.000 itu hanya keuntungan awal.
Kalau kita melanjutkan usaha budidaya lele ini,
maka usaha kita selanjutnya tersebut tidak terbebani biaya investasi sebesar Rp.
368.000,-. Artinya, biaya yang harus kita tanggung hanya biaya produksi sebesar
Rp. 580.000,-. Jadi, total keuntungan pada panen kedua adalah Rp. 402.000,- +
Rp. 368.000,- = Rp. 770.000,-. Dengan demikian, pada usaha kedua kita hanya
butuh modal Rp. 580.000,- untuk biaya produksi dan mendapatkan keuntungan lebih
dari 100% dari jumlah modal.







